Karena kita ini makhluk. Karena sholat itu perintah Allah. Karena sholat itu bukti dari aplikasi dari rukun Islam yang ke 2. Karena sholat itu pembeda antara makhluk dan yang menciptakan makhluk. Bolehkah tidak sholat?? Ya boleh saja karena tidak ada paksaan. Sholat juga sebuah pilihan, seperti halnya memilih pasangan hidup. Tidak menikah juga boleh. Menikah juga boleh. Bebas merdeka. Tapi kalau sudah mengaku Islam ya sholat karena sudah jelas dasarnya..aladzina yuk minunaa bil qhoibi wa yuqimuna sholata wa mimma rozaknahum yun fiqun..Kalau sudah beriman kepada yang Ghaib (ALLAH), ya seharusnya mendirikan sholat. Kenapa??? Kontrak sudah ditanda tangani. Step awal iman kan syahadat, setelah syahadat kan sholat. Jadi tolak ukurnya sudah jelas alias patent, ndak ada tawar menawar lagi. Tinggal mau apa tidak.
Nah sekarang pertanyaan lanjutan. Sholat yang bagaimana? Ya sholat sing khusyuk, yang bener-bener sholat, yang thumakninah. Kalau masih bingung lagi, wis sholat sing serius nyembah Allah. Sholat sing wis rak mikir opo-opo kejobo Allah. Kok susah ya… yo wis nek susah gak usah dipikir, dilakoni wae. Gak usah mikir ditompo tah ora. Dirikan saja sholat 5 waktu. Soal diterima atau tidak biarkan itu menjadi urusan Allah. Itu dulu..nanti secara perlahan asal serius ke ALLAH, akan ada tuntunan sendiri dari Allah. Pasti itu. Sopo sing temen bakal tinemu….
Tags: Sholat
karna sholat merupakan suatu wujud ibadah…
karena shalat adalah kwajiban setiap umat muslim dan memberikan kesehatan pada setiap gerakan shalat memiliki fungsi tertentu